Diagnosa dan cara mengatasi penyakit menular seksual
Penyakit
yang dapat menular seksual tidak menimbulkan beberapa tanda juga gejala.
Beberapa orang yang mengetahui dirinya mempunyai penyakit menular seksual
sesudah adanya komplikasi bisa jadi ketika pasangannya melakukan diagnosis dan
terindeksi memiliki penyakit menular seksual. Adanya gejala akibat penyakit tersebut akan berbeda
tergantung pada jenisnya, gejalanya meliputi: Ditemukannya benjolan kelamin, k
elamin gatal seperti terbakar, keadaan rasa nyeri ketika buang air kecil dan
berhubungan, keluar cairan pada penis yang disebutnya kencing nanah seperti
kencing tapi hanya keluar cairan sedikit menyebabkan kelamin menjadi
sakit, keputihan pada vagina, rasa nyeri
perut bagian bawah, terjadi demam, kemunculan bengkak pada kelenjar getah bening
seperti terdapat benjolan pada selangkangan, ruam pada kulit, tangan, atau
kaki, keadaan kulit penis terjadi kering, serta kemerahan akibat penyakit
menular tersebut.
Diagnosa
Penyakit menular seksual mampu
mengetahui dengan dilakukannya tes laboratorium yang mampu memberikan informasi
seputar penyebabnya dan mendeteksi penularan penyakit menular seksual tersebut, meliputi:
1.
Tes darah, dapat dilihat melalui diagnosis HIV atau pada tahap akhir pada
penyakit menular sifilis. Silifis merupakan penyakit seksual disebabkan karena
infeksi dari bakteri treponema pallidum. Penyakit ini mempunyai gejala pada
munculnya luka di alat kelamin yang biasanya ada 1-2,5 bulan tapi tidak ada
rasa sakit dan mudah di tularkan. Infeksinya berlanjut pada tahap yang lebih serius
namun gejala antara flu, kerontokan
rambut. Apabila di hiraukan akan terjadi kelumpuhan, kebutaan, impotensi dan
bahkan kematian.
2.
Sampel urin, untuk dapat mengetahui lebih banyak data makan akan di butuhkan
beberapa bukti yang terkait dapat denga urin maupun cairan lain agar dapat
memastikan dengan dilakukannya sampel urin setiap hari.
3.
Sampel cairan, apabila ada luka pada bagian kelamin, akan dilakukan tes pada
cairan dan akan di ambil sampel pada luka kemungkinan akan memperoleh diagnosis dari pengambilan sample
pada infeksi tersebut.
Pada
tahap pengobatan Penyakit menular
seksual saran dari dokter untuk
melakukan perawatan, seperti:
1.
Antibiotik, paling baik untuk oenyembuhan infeksi seksual karena bakteri serta
parasit yang menempel termasuk pad jenisnya meliputi beberapa virus gonore,
sifilis, klamidia, dan trichomoniasis.
2.
Obat antivirus, infeksi yang dapat mengurangi tingkat infeksi apabila diminum
rutin. Pada terapi obat yang dilakukan harus disertai resep dari dokter mulai
pengobatan pada kelamin. Pada penanganan dari dokter harus di jalani dengan
resep yang sesuai apabila dianjurkan.
Referensi
alodokter.com
halodoc.com
hellosehat.com
Referensi
gambar
sehatfresh.com
0 Response to "Diagnosa dan cara mengatasi penyakit menular seksual"
Posting Komentar